sidraptoday.com, Sidrap-Suasana Pelatihan Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 yang digelar di UPT SD Negeri 10 Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, terasa berbeda berkat gaya penyampaian materi dari salah satu fasilitator, Siswandi.
Dengan gaya khasnya yang santai dan penuh humor, Siswandi berhasil mencairkan suasana pelatihan sehingga para peserta tampak lebih nyaman dan antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
Sejak awal kegiatan, Guru SD Negeri 97 Ungae, Kabupaten Soppeng tersebut kerap menyelipkan candaan di sela-sela penyampaian materi. Hal tersebut membuat para peserta yang terdiri dari guru-guru dari berbagai sekolah di Sidrap tidak hanya fokus belajar, tetapi juga beberapa kali dibuat tertawa oleh gaya komunikasinya yang nyentrik.
Meski sering mengundang tawa, penyampaian materi yang dibawakan pria yang kerap disapa “Pak Sis” tersebut tetap sarat dengan informasi dan praktik yang bermanfaat bagi para peserta, khususnya dalam memahami pemanfaatan perangkat digitalisasi pembelajaran di sekolah.
Menurut Siswandi, suasana pelatihan yang santai dan menyenangkan justru dapat membantu peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.
“Kalau suasananya terlalu tegang, biasanya peserta cepat lelah. Jadi kita buat santai saja, sesekali bercanda supaya mereka tetap semangat mengikuti pelatihan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat para guru di Kabupaten Sidenreng Rappang yang dinilai sangat antusias dalam mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik penggunaan perangkat digital di kelas.
Salah satu peserta pelatihan mengaku gaya penyampaian Siswandi membuat kegiatan pelatihan terasa lebih hidup dan tidak membosankan.
“Pak Sis membawakan materi dengan cara yang sangat menarik. Banyak candaan, tapi materinya tetap mudah dipahami. Jadi kami tidak merasa tegang selama mengikuti pelatihan,” ujar salah seorang peserta.
Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran ini merupakan kerja sama antara BBPMP Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang yang bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.
Dengan metode penyampaian yang santai namun tetap edukatif, kehadiran fasilitator seperti Siswandi menjadi salah satu faktor yang membuat pelatihan tersebut berjalan lebih hidup dan penuh semangat.


